Warning: curl_init() has been disabled for security reasons in /home/mappijat/public_html/wp-includes/class-http.php on line 1055

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/mappijat/public_html/wp-includes/class-http.php on line 1082

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/mappijat/public_html/wp-includes/class-http.php on line 1083

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/mappijat/public_html/wp-includes/class-http.php on line 1085

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/mappijat/public_html/wp-includes/class-http.php on line 1086

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/mappijat/public_html/wp-includes/class-http.php on line 1087

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/mappijat/public_html/wp-includes/class-http.php on line 1088

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/mappijat/public_html/wp-includes/class-http.php on line 1089

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/mappijat/public_html/wp-includes/class-http.php on line 1092

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/mappijat/public_html/wp-includes/class-http.php on line 1099

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/mappijat/public_html/wp-includes/class-http.php on line 1100

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/mappijat/public_html/wp-includes/class-http.php on line 1116

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/mappijat/public_html/wp-includes/class-http.php on line 1135

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/mappijat/public_html/wp-includes/class-http.php on line 1139

Warning: curl_exec() has been disabled for security reasons in /home/mappijat/public_html/wp-includes/class-http.php on line 1149

Warning: curl_close() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/mappijat/public_html/wp-includes/class-http.php on line 1150

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/mappijat/public_html/wp-includes/class-http.php:1055) in /home/mappijat/public_html/wp-includes/feed-rss2.php on line 8
MAPPI-JATIM » Properti http://www.mappijatim.or.id Masyarakat Profesi Penilai Indonesia Thu, 11 Oct 2018 03:54:25 +0000 en-US hourly 1 http://wordpress.org/?v= Pendidikan Profesional Lanjutan (PPL) Highest and Best Use (HBU) yang di adakan oleh DPD MAPPI JATIM http://www.mappijatim.or.id/info-penilaian/pendidikan-profesional-lanjutan-ppl-highest-and-best-use-hbu-yang-di-adakan-oleh-dpd-mappi-jatim.html http://www.mappijatim.or.id/info-penilaian/pendidikan-profesional-lanjutan-ppl-highest-and-best-use-hbu-yang-di-adakan-oleh-dpd-mappi-jatim.html#comments Tue, 19 Dec 2017 01:33:59 +0000 mappijatim http://www.mappijatim.or.id/?p=11403 Read more »]]> DPD MAPPI Jawa Timur mengadakan Pendidikan Profesional Lanjutan (PPL) Highest and Best Use (HBU) yang di ikuti khusus penilai Jawa timur. kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu 16 Desember 2017 bertempat diHotel Mercure Surabaya tepat pada Pukul 08.00 – 17.00 WIB yang di ikuti Anggota MAPPI P, T,dan S  dengan kuota penuh yang di ikuti oleh 100 peserta. Dalam pendidikan Profesional Lanjutan ini di buka oleh ketua MAPPI JATIM bapak Guntur Pramudiyanto, SE,MAPPI (CERT), dan di isi oleh Bapak Ir. Muhammad Amin., M.Sc., MAPPI (Cert) selaku ketua komite USP.

Tujuan terselenggaranya pendidikan ini supaya para peserta memahami proses  penilaian. Mengingat penilai di jawa timur yang masih rendah. Di jatim tercatat ada 600 penilai, namun yang telah mengantongisertifikat baru 35 orang.  mestinya penilai yang ada di jatim dan bersertifikat setidaknya 100 orang, ucap Guntur Pramudiyanto, SE,MAPPI (CERT)

Diakui Guntur, saat ini profesi penilai memiliki pasar yang cukup besar, mulai di sektor pemerintah juga swasta, seperti penilaian aset, lelang, jasa untuk pembebasan lahan guna pengembangan infrastruktur dan lainnya, apalagi sudah ada aturan pemerintah yang mengharuskan pembebasan lahan harus melalui jasa penilaian untuk menaksir ganti ruginya, ini membuat permintaan akan penilai makin besar.

banyak media online yang meliput kegiatan PPL HBU yang di selengarakan oleh DPD MAPPI Jawa timur yang bertujuan mengenalkan Profesi Penilai melalui pendidkan.

]]>
http://www.mappijatim.or.id/info-penilaian/pendidikan-profesional-lanjutan-ppl-highest-and-best-use-hbu-yang-di-adakan-oleh-dpd-mappi-jatim.html/feed 0
Harga Properti di Kota Besar Terus Melambung, Ini Penyebabnya http://www.mappijatim.or.id/properti/harga-properti-di-kota-besar-terus-melambung-ini-penyebabnya.html http://www.mappijatim.or.id/properti/harga-properti-di-kota-besar-terus-melambung-ini-penyebabnya.html#comments Thu, 14 Apr 2016 15:14:11 +0000 mappijatim http://www.mappijatim.or.id/?p=10307 Read more »]]> MAPPI Jatim – Meski daya beli masyarakat mengalami pelemahan seiring menurunnya sektor ekonomi, namun kondisi itu tidak serta-merta menekan harga properti.

Analis Properti Daewoo Securities Indonesia Research Franky Rivan mengatakan, daya beli masyarakat untuk properti tertekan. Itu justru membuat harga properti, terutama di Jakarta, semakin mahal.

“Salah satu masalah dalam sektor properti di Indonesia terutama di Jakarta adalah meningkatnya harga jual,” kata Franky, kemarin.

Franky mengatakan rasio harga dengan pendapatan di Jakarta meningkat 19,8 kali di Maret 2016. Rasio tersebut hampir dua kali lipat dibandingkan periode yang sama di 2009.

Porsi mortgage loan dibandingkan dengan consumption loan juga meningkat. Kenaikan tersebut menjadi salah satu alasan kenaikan harga properti.

Meski daya beli rendah, risiko investasi di sektor properti saat ini seimbang dengan keuntungannya. “Faktor yang mendukung adalah regulasi dan dukungan kebijakan,” kata Franky.

Franky menambahkan, regulasi di sektor properti memiliki pengaruh yang signifikan. Dua rencana pemerintah yang disorot adalah rencana untuk meningkatkan pajak pendapatan dan pengesahan UU Pengampunan Pajak (Tax Amnesty).

Selain regulasi pemerintah, pengaruh bank sentral juga sangat signifikan terhadap perkembangan properti. Dua bank sentral dunia yaitu Federal Reserves dan European Central Bank memilih aksi dovish berkaitan dengan interest rate.

Franky berharap potongan BI rate hingga 100bps dalam semester pertama 2016 setelah dalam tiga bulan terakhir sudah mencapai angka 75bps.

]]>
http://www.mappijatim.or.id/properti/harga-properti-di-kota-besar-terus-melambung-ini-penyebabnya.html/feed 0
Harga Rumah Mewah Naik 5%, Jakarta Peringkat 18 Dunia http://www.mappijatim.or.id/properti/harga-rumah-mewah-naik-5-jakarta-peringkat-18-dunia.html http://www.mappijatim.or.id/properti/harga-rumah-mewah-naik-5-jakarta-peringkat-18-dunia.html#comments Thu, 17 Mar 2016 11:29:42 +0000 mappijatim http://www.mappijatim.or.id/?p=10228 Read more »]]> MAPPI Jatim – Harga rumah mewah di Jakarta sepanjang 2015 hanya naik sekitar 5,1 persen. Pertumbuhan harga ini menempatkan ibu kota Indonesia ini di posisi ke-18 dari 100 kota yang disurvei Knight Frank dalam Prime International Residential Index (PIRI),.

Meski demikian, posisi Jakarta masih lebih baik ketimbang Kuala Lumpur dan Singapura sebagai sesama kota di Asia Tenggara. Keduanya terpuruk di peringkat ke-67 dan ke-81 dengan pertumbuhan harga masing-masing minus 0,9 persen dan minus 2,1 persen.

Selain Jakarta, Bangkok merupakan satu-satunya kota yang mewakili Asia Tenggara di level 15 besar. Ibu kota Thailand ini mencetak kenaikan harga rumah mewah sebesar 6,3 persen. Sementara itu, jawara PIRI adalah Vancouver dengan lonjakan harga sebesar 24,5 persen, diikuti Sydney dengan 14,8 persen.

Dalam sejarah PIRI, kenaikan harga rumah mewah Jakarta tahun 2015 paling rendah ketimbang pencapaian tahun-tahun sebelumnya.

Jakarta sempat menjadi pemuncak PIRI pada 2012 dan 2013 dengan pertumbuhan properti mewah sebesar 30 persen dan 27,1 persen. (Baca: Jakarta Masih Terpanas di Dunia)

Namun, posisi itu merosot tajam pada tahun 2014. Jakarta harus puas menduduki peringkat ke-12 dengan pertumbuhan hanya 11,2 persen dengan harga rata-rata Rp 50 juta per meter persegi.

Tahun 2015, dengan kenaikan hanya 5,1 persen, harga rerata hunian mewah di kota ini menjadi Rp 52,5 juta per meter persegi.

Anjloknya pertumbuhan properti mewah Jakarta tersebut menjadi bukti bahwa pertumbuhan kelompok superkaya tidak selalu paralel dengan pertumbuhan pasar properti.

Sebagai informasi, kalangan ultrakaya atau ultra-high net worth individuals (UHNWI) Indonesia dengan aset di atas 30 juta dollar AS diproyeksikan melejit 138,9 persen pada 2024 mendatang menjadi 2.002 orang.

Namun, hal itu ternyata tidak berpengaruh signifikan terhadap sektor properti domestik, terutama properti hunian mewah di Jakarta.

Sebaliknya, mereka lebih memilih membelanjakan uangnya di pasar-pasar properti utama macam Singapura, Hongkong, Australia, Inggris, dan Amerika.

Motivasi mereka membeli properti selain sebagai instrumen investasi ialah juga untuk mendukung kepentingan anak-anak mereka saat sekolah di luar negeri. Penurunan peringkat Jakarta ini sekaligus mengonfirmasi bahwa pasar properti Indonesia masih lemah.

]]>
http://www.mappijatim.or.id/properti/harga-rumah-mewah-naik-5-jakarta-peringkat-18-dunia.html/feed 0
Terdongkrak LRT, Harga Lahan Sentul City Merangkak Jadi Rp 7 Juta/M2 http://www.mappijatim.or.id/properti/terdongkrak-lrt-harga-lahan-sentul-city-merangkak-jadi-rp-7-jutam2.html http://www.mappijatim.or.id/properti/terdongkrak-lrt-harga-lahan-sentul-city-merangkak-jadi-rp-7-jutam2.html#comments Tue, 15 Mar 2016 15:31:24 +0000 mappijatim http://www.mappijatim.or.id/?p=10205 Read more »]]> MAPPI Jatim – Kenaikan harga properti sangat ditentukan oleh faktor pendorong (blower). Faktor pendorong itu adalah kelengkapan fasilitas dan bertambahnya infrastruktur transportasi seperti Light Rail Transit (LRT).

Hal itu dituturkan Andrian Budi Utama, Wakil Presiden Direktur PT Sentul City Tbk. terkait rencana pembangunan jalur LRT koridor Cibubur-Bogor yang akan melintasi kawasan Sentul City. Andrian mengaku optimistis proyek LRT akan berpengaruh positif terhadap prospek Sentul, apalagi salah satu stasiunnya juga akan dibangun di kawasan seluas 3.100 hektar itu.

“Saat ini lahan kawasan perumahan Sentul City sudah mencapai level Rp 7 juta hingga Rp 13 juta per meter persegi. Kalau untuk lahan komersial sudah masuk angka Rp 15 juta sampai Rp 20 juta per meter persegi,” kata Andrian.

Dia mengatakan karena harga lahan masih relatif lebih rendah dari properti lainnya, apresiasi harga properti di kawasan tersebut akan cenderung relatif lebih tinggi di tahun-tahun mendatang. Saat ini harga properti terendah Rp 900 juta dan tertinggi Rp 20 miliar.

“Pemicunya tentu akselerasi dalam pembangunan infrastruktur dan perkembangan fasilitas lainnya. Dengan bertambahnya fasilitas dan infrastruktur transportasi, harga properti akan tumbuh lebih tinggi lagi,” ujar Andrian.

Proyek LRT sudah diresmikan pembangunannya oleh Presiden Joko Widodo pada 9 September 2015 lalu. Proyek tersebut dilaksanakan sebagai salah satu upaya pemerintah mengurangi kemacetan lalu lintas di wilayah Jabodetabek yang diatur dalam Peraturan Presiden (PP) Nomor 98 Tahun 2015 tentang Percepatan Kereta Api Ringan atau Light Rail Transit Terintegrasi di Wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi.

Proyek tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan total panjang 83,6 kilometer. Tahap pertamanya meliputi tiga trase, yaitu Cibubur-Cawang sepanjang 13,7 kilometer, Cawang-Dukuh Atas sepanjang 10,5 kilometer (Tahap I A) dan Bekasi Timur-Cawang sepanjang 17,9 kilometer (Tahap I B).

Adapun panjang total lintasan LRT untuk tahap kedua mencapai 41,5 kilometer. Tahap kedua itu meliputi lintas layanan Cibubur-Bogor, Dukuh Atas-Palmerah-Senayan, Palmerah-Grogol. Seluruh tahap pembangunan diperkirakan rampung 2018.

“LRT memang sudah saatnya disediakan untuk koridor Jakarta-Bogor, mengingat Jakarta dan Bogor sudah merupakan suatu tatanan megapolitan. Dampaknya akan menumbuhkan kegiatan-kegiatan ekonomi baru di sepanjang koridor tersebut,” ujar Andrian.

Ke depan, lanjut Andrian, pihaknya akan menambah fasilitas baru terkait geliat perkembangan infrastruktur tersebut, yaitu menambah pusat perbelanjaan baru. Sentul City rencananya membangun AEON Mall seluas 103.000 m2.

]]>
http://www.mappijatim.or.id/properti/terdongkrak-lrt-harga-lahan-sentul-city-merangkak-jadi-rp-7-jutam2.html/feed 0
7 Bank Siap Beri Kemudahan Pembeli Properti di Pakuwon http://www.mappijatim.or.id/properti/7-bank-siap-beri-kemudahan-pembeli-properti-di-pakuwon.html http://www.mappijatim.or.id/properti/7-bank-siap-beri-kemudahan-pembeli-properti-di-pakuwon.html#comments Fri, 11 Mar 2016 16:46:56 +0000 mappijatim http://www.mappijatim.or.id/?p=10167 Read more »]]> MAPPI Jatim – Prediksi bakal membaiknya pasar properti nasional di tahun 2016 ini diantisipasi pengembang properti Pakuwon Group dengan menggeber sejumlah proyek dan produk baru.

Hal ini terlihat dalam even Pakuwon Group Property Expo 2016 yang digelar pada 9-13 Maret ini di Atrium Tunjungan Plaza 3 Surabaya. Pengembang ini optimis bisa membukukan penjualan hingga Rp 200 miliar.

Direktur Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi mengatakan, selain pihaknya memamerkan beragam produk properti dengan konsep berbeda dan belum ada di tempat lain, banyaknya penawaran menarik oleh bank-bank besar melalui produk KPR juga menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen.

“Jadi inilah momen yang baik untuk memiliki hunian di Pakuwon, karena selain konsumen akan mendapatkan harga terbaik, rumah yang kami sediakan juga langsung bisa dihuni plus penawaran KPR menarik dari tujuh bank ternama,” kata Sutandi di sela pembukaan Pesta Penjualan Pakuwon Group Property Expo 2016, kemarin.

Dia bilang, penawaran KPR oleh tujuh bank yakni Mandiri, Maybank, CIMB Niaga, BCA, BNI, BRI, dan PermataBank tersebut diantaranya KPR dengan bunga super special, nol biaya KPR, hingga bunga KPR dengan tenor fixed selama 5 tahun, persetujuan KPR instan, dan promo menarik lain.

Sementara penawaran dari Pakuwon sendiri, selain pembayaran uang muka untuk rumah siap huni yang bisa dicicil hingga 25 kali, apartemen dengan DP yang bisa dicicil 36+4 kali, hingga cashback untuk kavling 50%. Tak hanya itu, dalam pameran kali ini Pakuwon juga menawarkan bonus langsung puluhan juta rupiah, dan kesempatan untuk memenangkan grand prize sebuah mobil All New Honda Jazz.

Ditambahkan Sutandi, saat ini merupakan momen yang tepat untuk membeli properti, seiring tren penurunan suku bunga KPR, selain juga beragam kemudahan plus banyaknya pilihan produk yang ditawarkan dengan spesifikasi terbaik.

“Inilah momen spesial untuk memiliki rumah di proyek-proyek kami, baik landed house, apartemen, kavling, perkantoran, ruko dan unit komersial lain, sebelum harga berangsur naik pada beberapa bulan ke depan,” ujarnya.

General Manager Marketing Pakuwon Group, S Agung Nugroho menambahkan, dalam pameran tersebut ditawarkan beragam produk unggulan di beberapa proyek Pakuwon Group yang tersebar di Surabaya Barat, pusat kota Surabaya, hingga Surabaya Timur.

“Di Pakuwon Indah ada hunian berkelas golf view, apartemen Anderson hingga kondominium The Ritz. Juga superblok Tunjungan City di pusat kota Surabaya ada apartemen termewah dan dengan bangunan tertinggi di Indonesia Timur, The Peak. Di Surabaya Timur ada Pakuwon City dengan kawasan premiumnya Grand Island, serta proyek eksklusif di Grand Pakuwon di Surabaya Barat,” tuturnya.

]]>
http://www.mappijatim.or.id/properti/7-bank-siap-beri-kemudahan-pembeli-properti-di-pakuwon.html/feed 0
Harga Sewa Apartemen Diprediksi Naik 10% http://www.mappijatim.or.id/properti/harga-sewa-apartemen-diprediksi-naik-10.html http://www.mappijatim.or.id/properti/harga-sewa-apartemen-diprediksi-naik-10.html#comments Thu, 10 Mar 2016 15:05:48 +0000 mappijatim http://www.mappijatim.or.id/?p=10155 Read more »]]> MAPPI Jatim – Tren pertumbuhan harga sewa apartemen ditaksir 5-10% di Jakarta dan sekitarnya pada 2016. Kini, harga sewa di apartemen servis berkisar US$ 1.800 hingga US$ 3.200 per bulan.

“Tahun ini, harga sewa apartemen paling tinggi naik 10%,” ujar Arvin F Iskandar, managing director Perdana Gapura Prima, kepada Investor Daily, saat dihubungi dari Jakarta, barubaru ini.

Dia menambahkan, harga sewa apartemen yang dioperasikan perusahaannya berkisar Rp 400 ribu hingga Rp 1 juta per hari. Sedangkan para penyewanya beragam, mulai dari kalangan ekspatriat hingga kalangan domestik.

Dalam kajian konsultan properti Colliers International Indonesia, tren pertumbuhan harga sewa apartemen justeru dinilai berjalan lamban. Tahun 2016, kata Associated Director Colliers International Indonesia Ferry Salanto, pertumbuhan harga sewa tidak akan lebih besar dibandingkan 2015. Salah satunya karena alasan adanya persaingan tidak langsung antara apartemen hak milik (strata title) yang disewakan dengan service apartment (apartemen sewa).

“Paling tinggi kenaikannya sekitar 5%,” tutur dia, kemarin.

Sekalipun demikian, menurut Arvin, bisnis sewa apartemen masih menjanjikan. Karena itu, kata dia, Gapura Prima Group akan menambah 100 unit service apartment (apartemen sewa) pada 2016. Setelah ada penambahan tersebut total apartemen sewa yang dimiliki Gapura Prima menjadi 600 unit yang tersebar di berbagai lokasi.

“Apartemen sewa masih cukup baik dengan yield 4-7%. Kami berharap ekonomi tahun 2016 lebih baik sehingga okupansi apartemen sewa bisa lebih baik lagi,” ujar Arvin.

Menurut Ferry Salanto, tingkat hunian (okupansi) apartemen sewa mencapai sekitar 70% pada 2015. Tahun ini, okupansi diprediksi nyaris sama dibandingkan setahun sebelumnya. “Okupansi apartemen sewa sekitar 70%, sedangkan okupansi apartemen non sewa mencapai 77%,” kata dia.

Di sisi lain, tambahnya, jumlah unit apartemen sewa jauh lebih sedikit dibandingkan dengan apartemen hak milik (strata title). Dari total jumlah unit apartemen yang ada di Jakarta dan sekitarnya, sekitar 95% adalah apartemen hak milik. “Hanya sekitar 5% yang masuk kategori apartemen sewa,” paparnya.

Pasokan 2016
Menurut Ferry Salanto, pasokan proyek apartemen sewa setiap tahunnya tergolong rendah dibandingkan apartemen hak milik. Alasan utama rendahnya pasokan karena menjual apartemen hak milik lebih menguntungkan. “Bila penjualan mulus, apartemen hak milik sudah ludes dalam tiga tahun. Sedangkan keuntungan apartemen sewa butuh delapan tahun untuk pengembalian modal,” papar dia.

Tahun 2016, tambahnya, pasokan apartemen sewa hanya tiga proyek. Sedangkan setahun sebelumnya hanya satu proyek. “Rata-rata setiap tahun berkisar dua atau tiga proyek yang masuk ke pasar,” ujar dia. Director Research & Advisory Cushman& Wakefield, Arief Rahardjo, dalam kajiannya beberapa waktu lalu menyatakan, apartemen servis terus bertambah pada 2016.

Pada subsektor apartemen servis, terdapat tiga proyek yang diluncurkan pada 2015. Ketiganya mencakup Havenwood Residence Simatupang, Fairmont Sky Suites, dan Ra Residence yang berkontribusi 257 unit pada total pasokan apartemen servis pada kuartal IV/2015 menjadi 4.665 unit. Angka itu tumbuh sebesar 9,6% dibandingkan dengan tahun 2014.

Walaupun demikian, beberapa proyek apartemen ser vis seperti Fraser Setiabudi dan Somerset Kencana yang dijadwalkan selesai tahun 2015, mundur ke tahun 2016. Di bagian lain, pasokan apartemen servis di luar Jakarta, yakni di Cikarang, Karawang, dan Bekasi meningkat sebesar 9,4% pada kuartal IV 2015. Penambahan pasokan baru berasal dari Delonix Hotel Extention yang memberikan kontribusi sebesar 80 unit pada total pasokan menjadi 931 unit.

“Apartemen sewa sampai akhir 2015 jumlahnya 73.706 unit atau sekitar 90% adalah condo for lease. Pada 2016 akan ada penambahan sekitar 25.000 unit,” kata Arief kepada Investor Daily, saat dihubungi dari Jakarta, belum lama ini.

Terkait tarif sewa, menurut Cushman & Wakefield Indonesia, pada 2016, pertumbuhan harga sewa diperkirakan tidak terlalu banyak mengalami perubahan signifikan. Harga sewa yang telah cukup tinggi disebabkan oleh penurunan nilai tukar rupiah pada 2015.

“Harga sewa condo for lease sekitar 18 dolar AS per meter persegi per bulan dan serviced apartment 28,5 dolar AS per meter persegi per bulan. Pertumbuhan harga sewa berkisar 5-10% per tahun,” papar Arief.

Menurut Ferry Salanto, tarif sewa di kawasan Jakarta Selatan sempat mengalami kenaikan tipis, yakni 5% pada 2015. Sedangkan tarif di kawasan pusat bisnis Jakarta (central business district/CBD) relatif stabil. Besaran tarif di kawasan Jakarta Selatan sekitar Rp 220 ribu/meter persegi (m2)/bulan.

“Untuk tarif sewa di CBD sekitar Rp 360 ribu per meter persegi per bulan,” kata dia.

]]>
http://www.mappijatim.or.id/properti/harga-sewa-apartemen-diprediksi-naik-10.html/feed 0
Harga Properti Komersial Dibatasi, Pengembang: Pemerintah Ngawur http://www.mappijatim.or.id/properti/harga-properti-komersial-dibatasi-pengembang-pemerintah-ngawur.html http://www.mappijatim.or.id/properti/harga-properti-komersial-dibatasi-pengembang-pemerintah-ngawur.html#comments Tue, 08 Mar 2016 13:54:58 +0000 mappijatim http://www.mappijatim.or.id/?p=10148 Read more »]]> MAPPI Jatim – Rencana pemerintah yang akan memberlakukan batasan harga rumah komersial dianggap sebagai tindakan ngawur.

Ketua Umum DPP Asosiasi Pengembang perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Eddy Ganefo mengatakan, rencana yang dilontarkan Direktur Jenderal Pembiayaan perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR) Maurin Sitorus tidak mungkin dilakukan.

“Pasalnya, harga rumah komersial ditentukan oleh mekanisme pasar. Jadi dirjen ini ngawur saja,” ujar Eddy, baru-baru ini.

Eddy menuturkan, membatasi harga rumah komersial tidak bisa dilakukan seperti halnya membatasi harga rumah subsidi.

“Hal itu tidak mungkin dan tidak bisa dilakukan. Kalau mau, pemerintah mengenakan pajak progresif terhadap rumah dengan harga yang semakin melambung,” tambah Eddy.

Sementara, harga rumah subsidi sudah diatur melalui Peraturan Menteri Keuangan No 113/PMK.03/2014.

Saat ini, pemerintah tengah mengkaji untuk perubahan batasan harganya dari semula maksimal Rp 114 juta per unit menjadi rentang Rp 114 juta-Rp 250 juta per unit.

Dalam peraturan ini, harga rumah subisidi tidak akan berubah kecuali dengan kenaikan tertentu yang juga sudah ditetapkan yaitu 5-6 persen.

Sebelumnya diberitakan, Maurin mengatakan, pemerintah akan memberlakukan pembatasan yang sama pada rumah komersial.

“Namun batasan harga untuk rumah komersial harus ekstra hati-hati. Jangan sampai pengaturan ini justru nanti berdampak negatif,” ujar Maurin.

Dia menjelaskan, yang harus dipikirkan adalah bagaimana pengaturan harga rumah komersial tanpa menimbulkan preseden tertentu terhadap pasar dan bisnis properti secara umum. Ia mencontohkan, apakah akan disamakan secara nasional atau per regional.

Saat ini, di satu daerah saja sudah berbeda, begitu juga di kabupaten atau kecamatan. Di Jakarta, sebut Maurin, harga properti sangat beragam, padahal masih dalam satu provinsi.

Untuk itu, ia menyarankan Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bisa menganalisa faktor-faktor pembatasan harga rumah komersial ini.

“Kementerian PUPR juga bisa berikan analisa harga karena ada indeks harga konstruksi, dan pusat penelitian pengembangan permukiman (puslitbang) ada,” kata Maurin.

]]>
http://www.mappijatim.or.id/properti/harga-properti-komersial-dibatasi-pengembang-pemerintah-ngawur.html/feed 0
Harga Tanah di Jakarta Melonjak 100% http://www.mappijatim.or.id/properti/harga-tanah-di-jakarta-melonjak-100.html http://www.mappijatim.or.id/properti/harga-tanah-di-jakarta-melonjak-100.html#comments Tue, 23 Feb 2016 12:05:47 +0000 mappijatim http://www.mappijatim.or.id/?p=9811 Read more »]]> MAPPI Jatim – Harga tanah di Jakarta melonjak 80-100% sepanjang lima tahun terakhir. Di lokasi-lokasi strategis, rentang harga tanah berkisar Rp 15 juta hingga Rp 200 juta per m2. Selain dipengaruhi penawaran dan permintaan (supply and demand), lonjakan harga tanah dipicu aksi spekulasi.

Akibat tingginya harga tanah, industri properti secara umum mengalami pertumbuhan yang tidak sehat. Di satu sisi, tingginya harga tanah menyulitkan pengembangan properti. Di sisi lain, konsumen kian selektif menyerap produk properti yang ditawarkan para pengembang.

Pembangunan dan pengembangan infrastruktur yang gencar dilakukan pemerintah saat ini akan berdampak positif terhadap industri properti di Tanah Air, terutama untuk menyebar pergerakan harga tanah. Dengan begitu, permintaan terhadap lahan tidak terfokus di beberapa lokasi atau kawasan yang bisa menyebabkan kelangkaan.

Analis properti Torushon Simanungkalit mengungkapkan, lonjakan harga tanah di Jakarta antara lain terjadi di kawasan Menteng, Pondok Indah, Mega Kuningan, Jl Jenderal Sudirman, MH Thamrin, HR Rasuna Said, S Parman, MT haryono, Pemuda, Salemba, Simatupang, dan kawasan Kelapa Gading.

“Di kawasan-kawasan tersebut, harga tanah sekarang naik 80-100% dibandingkan lima tahun lalu,” kata dia.

Torushon mencontohkan, harga tanah di kawasan Menteng, Jakarta Pusat pada 2011 sekitar Rp 40 juta per m2, di Pondok Indah Rp 25-35 juta, di Sudirman Rp 40-50 juta, dan di Thamrin Rp berkisar 50-70 juta per m2.

Kini, menurut Torushon, harga tanah di Thamrin mencapai Rp 150 juta per m2, Sudirman Rp 100-130 juta, di Menteng Rp 80 juta, dan di Pondok Indah berkisar Rp 30-70 juta per m2. Sedangkan harga tanah di Gatot Subroto sekarang berkisar Rp 40-90 juta, Rasuna Said dan Mega Kuningan Rp 40-80 juta, serta S Parman dan Jl MT haryono Rp 20-50 juta per m2.

Adapun harga tanah di Jl Pemuda dan Salemba berkisar Rp 15-30 juta dan Simatupang Rp 15-45 juta per m2. “Harga tanah termahal di kawasan Sudirman CBD, mencapai Rp 200 juta per m2,” tutur Torushon Simanungkalit.

Torushon punya catatan tersendiri untuk kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara yang harga lahannya kini berkisar Rp 20-35 juta per m2. “Tumbuhnya pusat-pusat bisnis dan perkantoran serta perdagangan di sekitarnya telah mengerek harga tanah di kawasan perumahan tersebut,” papar dia.

Dia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi rata-rata di atas 5,5% pada 2010-2014 yang mendorong bertambahnya kelas menengah atas telah mengerek naik permintaan ruang properti, baik perkantoran, hotel, maupun apartemen. Meningkatnya aliran modal masuk (capital inflow) juga turut mendongkrak permintaan ruang properti. “Itu melentingkan harga tanah di Jakarta,” ucap dia.

]]>
http://www.mappijatim.or.id/properti/harga-tanah-di-jakarta-melonjak-100.html/feed 0
Baru Diluncurkan Desember, Harga Apartemen di Kahuripan Nirwana Naik 15% http://www.mappijatim.or.id/properti/baru-diluncurkan-desember-harga-apartemen-di-kahuripan-nirwana-naik-15.html http://www.mappijatim.or.id/properti/baru-diluncurkan-desember-harga-apartemen-di-kahuripan-nirwana-naik-15.html#comments Tue, 16 Feb 2016 17:12:38 +0000 mappijatim http://www.mappijatim.or.id/?p=9766 Read more »]]> MAPPI Jatim – Kian sempit dan mahalnya lahan untuk hunian di kota Surabaya membawa berkah bagi kota satelit di sekitarnya. Salah satunya adalah Sidoarjo. Gencarnya pembangunan infrastruktur oleh pemerintah ikut memicu perkembangan kota ini. Potensi tersebut dimanfaatkan kalangan pengembang properti untuk membangun proyek strategis di Sidoarjo.

Pengembang Kahuripan Nirwana Village (KNV), PT Mutiara Masyhur Sejahtera (MMS) adalah salah satu yang cukup agresif mengembangkan properti terintegrasi di Sidoarjo. Presdir MMS, Boy Arifin menuturkan, Sidoarjo terus mengalami perkembangan pesat. Hal ini juga terlihat dari maraknya proyek properti segmen menengah atas yang mulai merambah kota ini.

“Ini yang membuat kami optimistis untuk terus mengembangkan Kahuripan Nirwana Village menjadi sebuah kota mandiri,” katanya di sela pembukaan Kahuripan Nirwana Expo 2016 di Ciputra World Surabaya, kemarin.

Kawasan Kahuripan Nirwana Village sendiri memiliki total lahan seluas 375 hektare, dimana dari luas tersebut telah dikembangkan seluas 83 hektare, yakni untuk hunian landed house, area komersial dan sejumlah fasilitas pendukung.

“Saat ini kami mengembangkan hunian premium, klaster baru Kahuripan Park, serta apartemen Tamansari Prospero. Sedang produk komersial yakni kavling komersial di boulevard, ruko Kahuripan Square, Plaaza Prospero dan pasar kuliner,” papar Boy.

Ke depan, pihaknya akan terus melengkapi kawasan tersebut dengan sejumlah fasilitas, seperti mal, hotel Aston City dan fasilitas pendidikan, rumah sakit, swalayan, seperti pasar kuliner (paskul) serta fasilitas penunjang lainnya. “Ini yang mendukung kami untuk mewujudkan kota mandiri pertama di tengah kota Sidoarjo,” ujarnya.

Sales & Marketing Manager MMS, Kukuh Prasetya menambahkan, minat masyarakat terhadap produk KNV salah satunya ditopang oleh pengembangan apartemen Tamansari Prospero. Terbukti, saat diluncurkan pertama kali pada Desember 2015 lalu, sekitar 60% penjualan untuk tower I laku terjual.

“Kita akan membangun total 1.600 unit apartemen yang terbagi dalam tiga tower. Khusus tower I, saat ini pembangunan sudah mencapai lantai 17 dari total setinggi 30 lantai. Tingginya penjualan juga ikut mengangkat harga jual apartemen yang saat ini sudah naik sekitar 15% sejak pertama dipasarkan,” beber Kukuh.

Sementara itu dalam even Kahuripan Nirwana Expo 2016 yang berlangsung hingga 21 Februari 2016 nanti, pihaknya menargetkan penjualan di atas Rp 60 miliar. “Kita punya program menarik selama pameran, mulai beli rumah dapat apartemen, beragam diskon, hingga kemudahan pembayaran untuk pembelian apartemen,” pungkasnya.

]]>
http://www.mappijatim.or.id/properti/baru-diluncurkan-desember-harga-apartemen-di-kahuripan-nirwana-naik-15.html/feed 0
Penurunan Bunga KPR Tak Bakal Gairahkan Bisnis Properti http://www.mappijatim.or.id/properti/penurunan-bunga-kpr-tak-bakal-gairahkan-bisnis-properti.html http://www.mappijatim.or.id/properti/penurunan-bunga-kpr-tak-bakal-gairahkan-bisnis-properti.html#comments Mon, 15 Feb 2016 15:59:57 +0000 mappijatim http://www.mappijatim.or.id/?p=9763 Read more »]]> MAPPI Jatim – Penurunan suku bunga kredit pemilikan rumah tak otomatis akan menggairahkan bisnis properti jika daya beli masyarakat masih rendah.

Ketua DPD Realestat Indonesia (REI) Komisariat Malang Umang Gianto mengatakan jika suku bunga KPR turun, tetapi daya beli masyarakat masih rendah maka bisnis properti otomatis tetap akan melesu.

“Karena itulah, pengembang masih belum berani berekspansi di tengah kondisi pasar yang seperti itu,” ujarnya, hari ini.

Seperti diketahui, setelah turunnya suku bunga acuan, sejumlah bank penyaluran kredit kepemilikan rumah juga beramai-ramai menurunkan suku bunga di sektor ini. Penurunan dilakukan secara bertahap.

Menurut Umang, untuk meningkatkan daya beli masyarakat maka otomatis ekonomi harus tumbuh. Salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi, lewat belanja pemerintah
melalui a.l realisasi proyek-proyek infrastruktur.

Karena itulah, dia berharap, proyek-proyek infrastruktur segera dapat direalisasikan sehingga memeberikan dampak positif bagi pertumbuhan sektor riil sehingga dapat meningkatkan daya beli masyarakat.

Dengan meningkatnya daya beli masyarakat, maka permintaan akan barang dan jasa, termasuk properti residensial, otomatis akan tumbuh. Kebutuhan rumah tetap tinggi sesuai dengan dinamika kependudukan, yakni adanya keluarga baru lewat pernikahan.

Untuk rumah bersubsidi, dia yakinkan, pangsa pasarnya tetap tumbuh karena keluarga baru dari masyarakat berpenghasilan rendah juga tumbuh.

Namun dari sisi pasokan, masih tanda tanya jika tidak ada insentif dari pemerintah. Karena itulah pemerintah perlu mendorong percepatan dari sisi pasokan rumah bersubsidi dengan memberikan insentif bagi

pengembangnya. Insentif untuk konsumen, end user, untuk rumah sebenarnya cukup banyak. Terakhir segera direalisasikan Tapera (Tabungan Perumahan
Rakyat).

Yang dikhawatirkan, dari sisi permintaan rumah bersubsidi meningkat tajam dengan berbagai insentif dari pemerintah sehingga konsumen berpenghasilan rendah tingkat kemampuan membeli rumah lebih tinggi.

Namun problemnya, jika dari sisi pasokan justru kurang, bahkan tidak ada, maka program tersebut menjadi kurang relevan. Bentuk insentif bagi pengembang perumahan bersubsidi, kemudahan perizinan, perpajakan, dan bantuan prasarana sarana utilitas (PSU).

Problem pengurusan perizinan bagi perumahan bersubsidi, kata Umang, masih tidak berkurang. Prosesnya masih panjang dan banyak meja yang harus dilalui. Panjangnya meja birokrasi otomatis akan meningkatkan biaya.

Masalah lain, terkait dengan pajak daerah dan pajak penghasilan. Pajak daerah yang sering dikeluhkan pengembang, terkait dengan pajak bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB).

Tingginya tarif BPHTB berdampak pada tingginya PPh final yang dikenakan kepada pengembang. Di sisi lain, bantuan PSU, kata Umang, juga sangat kurang. Realisasi bantuan pemerintah berupa PSU untuk kompleks perumahan bersubsidi sangat kurang.

]]>
http://www.mappijatim.or.id/properti/penurunan-bunga-kpr-tak-bakal-gairahkan-bisnis-properti.html/feed 0