DPP MAPPI JATIM Menggelar Seminar Penilaian Properti Hak Kepemilikan Parsial

Tingkatkan Kompetensi Penilai, DPD MAPPI JATIM Gelar Seminar Penilaian properti hak kepemilikan parsial

Surabaya, Dewan Pimpinan Daerah Masyarakat Profesi Penilai Indonesia “DPD MAPPI JATIM” kembali menggelar seminar yang bertajuk Penilaian properti hak kepemilikan parsial, sebagai upaya memberikan edukasi dan meningkatkan kompetensi penilai yang ada di JATIM.
Hal ini disampaikan oleh MUSHOFAH,ST. MM. Mappi (cert). ketua DPD MAPPI JATIM, “Agar para penilai nantinya dapat memaahami konsep dan melakukan penilaian properti dengan kepemilikan parsial seperti BOT (Build, Operate, Transfer atau Bangun, Guna, Serah) bagi pihak pemilik tanah dan pengembang, selain itu juga sebagai dasar rekomendasi bagi pihak yang memiliki aset tanah baik itu pribadi maupun instansi pemerintah dan swasta dalam mengoptimalkan keuntungan kerjasama dalam bentuk royalti maupun bagi hasil, ujarnya kepada media Jumat/9/4/2021.”
“ Mushofa menerangkan, peserta diharapkan dapat memanfaatkan momen ini untuk menggali ilmu dari nara sumber yang merupakan praktisi yang sangat berpengalaman dibidangnya. Kemudian setelah para peserta memehami informasi dan ilmu baru tersebut, mereka dapat mengimplementasikannya dalam teknik penilaian sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, pungkas pria yang juga sebagai pimpinan KJPP MUSHOFAH MONO IGFIRLY dan Rekan itu.”
Sebelumnya, DPD MAPPI JATIM menggelar WEBINAR yang bertajuk Penilaian Properti dengan Kepemilikan Parsial pada hari Sabtu, 8 April 2021 secara daring melalui platform ZOOM WEBINAR yang diikuti 445 peserta dari unsur penilai dan pelaku perbankan di JATIM dan Luar JATIM
Dari pantauan media, pembukaan webinar ini dimulai dengan kata sambutan dari Dewan Pengurus Daerah (DPD) MAPPI Jawa Timur, Dewan Pengurus Nasional (DPN) MAPPI dan Pusat Pembinaan Profesi Penilai (PPPK)
Kemudian disambung dengan presentasi materi dari para narasumber yang berkompeten dibidangnya antara lain :
1. Dr Agus Sekammadji,S.H,.M.Hum (Akademisi dari Universitas Airlangga Surabaya),
2. Maria Theresa Ekawati Rahayu,.S.H,.MH (Kadis Pengelolaan Bangunan dan Tanah Kota Surabaya),
3. Musleh,A,.Ptnh.M.Si,. (Kepala Seksi Pengadaan Tanah BPN Surabaya)
4. Kiky Fitriyanti,CFP (Praktisi Perbankan), dan
5. Ir Hamid Yusuf,.M.M Mappi (Cert) FRICS (Ketua KPSPI)
Secara umum, para narasumber yang diundang menyampaikan materi mengenai dasar-dasar dalam penilaian properti dengan konsep kepemilikan parsial, pengertian kepemilikan parsial, dan contoh-contoh penilaian properti dengan konsep kepemilikan parsial. Mereka juga menyampaikan pandangan mengenai sisi hukum properti yang lazim digunakan sebagai bukti kepemilikan yangdikenal dalam penilaian tanah seperti : 1. Hak Milik, 2. Hak Guna Bangunan, 3. HMSRS di atas tanah HGB dimana HGB tersebut di atas HGB, 4. HMSRS di atas tanah HGB dimana HGB tersebut di atas HM, 5. Surat Hijau di Kota Surabaya. Juga diketahui bahwa Hak-hak tersebut diberikan negara kepada perorangan, suatu badan hukum atau pemerintah Daerah/BUMN, yang memberikan wewenang untuk menggunakan tanah dalam arti menguasai, menggunakan, memanfaatkan dan/atau mengambil manfaat tertentu atas suatu bidang tanah tertentu antara lain berupa hak-hak atas tanah seperti hak milik, hak guna bangunan, hak pengelolaan dan sebagainya.

Subscribe to Comments RSS Feed in this post

3 Responses

  1. Medicament prescribing information. What side effects can this medication cause?
    where to buy generic pregabalin without insurance in USA
    Some about medicines. Get now.

  2. photography resume it resume writer help desk resume

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*